Links

Web Stats

    Page Views   Page View

    Visitors   50999 Hit Pengunjung

    Visitor Online   4 Pengunjung Online

Family gathering PSE riset group di Jambon Resto

10 February 2011

English

        Keberhasilan seseorang dibidang akademik tidak bisa dilepaskan dari situasi non akademik. Sehingga suasana keakraban antara mahasiswa, dosen pembimbing beserta keluarga harus selalu dijaga. Demikian pula capaian akademik di Process System Engineering (PSE) riset group juga tidak lepas dari suasana kekeluargaan yang telah terjalin dengan baik selama ini. Untuk menjaga keakraban anggota, pada hari Minggu 16 Januari 2011 bertempat di Jambon Resto, Ds Trihanggo Sleman telah diadakan family gathering PSE riset group. Seperti disampaikan oleh Prof. Arief Budiman, koordinator PSE riset group bahwa hubungan baik antara pembimbing dan mahasiswa dalam bidang akademik tidak terlepas dari kondisi non akademik. Sehingga, katanya, kedepan acara semacam ini akan selalu diadakan secara berkala. 

         Disampaikan oleh Zahrul Mufrodi, mahasiswa S3 yang juga dosen UAD Yogyakarta bahwa acara ini juga merupakan acara pembubaran panitia acara Syukuran Pengukuhan Guru Besar Prof Arief Budiman yang telah berlangsung dengan sukses pada tanggal 5 Januari 2011.  Dari beberapa tamu yang datang banyak yang berkomentar bahwa acara cukup terencana dengan baik, tamu tidak hanya sekedar datang selanjutnya makan dan pulang. Tamu yang hadir terlihat menikmati suasana dan acara yang telah disiapkan oleh segenap panitia yang semuanya adalah mahasiswa-mahasiswa yang tergabung didalam PSE riset group. Untuk itu, Zahrul menyampaikan terima kasih kepada segenap panitia yang telah mencurahkan waktu dan pikiran untuk menampilkan kreasinya dalam acara syukuran tersebut.

         Disampaikan oleh Tya Indah Arifta, anggota panitia yang lain, bahwa munculnya kreasi-kreasi dihari-hari menjelang hari H didalam mengemas acara, tidak lepas dari kepercayaan yang diberikan oleh Prof. Arief kepada segenap panitia. Sehingga, katanya, segenap panitia bisa leluasa didalam mengemas jalannya acara.

         Diakhir acara family gathering tersebut, Arief menyampaikan perlunya mahasiswa mempunyai samurai spirit. Intinya adalah semangat tidak mudah putus asa. Jika seseorang mempunyai cita-cita atau goal, harus dibuat strategi yang terencana dan disertai kerja keras. Dan yang lebih penting lagi, “Semangat samurai tersebut harus dikemas dalam kerangka beribadah”, pungkasnya.